"Purbalingga memang dikenal sebagai satu sentra batu
akik nasional. Saya harap ini jadi role model bagi daerah lain, ekonomi kreatif
yang terbangun dari local wisdom, ternyata punya nilai lain, bisa meningkatkan
daya beli masyarakat dan pada saat yang sama bisa menurunkan gugatan cerai yang
dilakukan perempuan," katanya.
Sukento Rido Marhandrianto selaku Bupati Purbalingga juga
sependapat dengan Khofifah. Menurutnya saat ini batu akik di Purbalingga selain
menjadi ikon juga member kontribusi yang besar terhadap perekonomian
masyarakat. Purbalingga.
"Ini yang menyebabkan angka percerian menurun, karena
laki-lakinya sekarang sibuk nyari batu, ada ekonomi yang tumbuh dari (profesi)
perajin batu akik," ujarnya.