Di Indonesia banyak jenis batu akik yang menjadi incaran
(Baca :
Daftar Batu Akik yang Paling Populer di Indonesia), dari batu bacan,
safir, zamrud, ruby, giok, kecubung, dan banyak lagi. Namun tahukah anda,
beberapa fakta unik tentang
batu akik?
Asalnya dari magma
Menurut Surono, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi
Sumber Daya Mineral (ESDM), batu akik yang dicari kolektor saat ini merupakan
hasli pendingan cairan magma yang bergerak naik ke permukaan melalui lapisan
atau retakan tanah.
"Jadi bisa dibilang magma ini mbahnya batu akik,"
ujarnya.
Prosenya hingga
milyaran tahun
Proses cairan magma yang naik ke permukaan lalu menjadi batu
akik tidaklah sebentar, butuh hingga milyaran tahun. etelah terangkat ke
permukaan bumi, batu akik banyak ditemukan di sungai atau hamparan tanah,
sehingga tidak perlu harus menggali tanah cukup dalam.
Setiap daerah
memiliki jenis batu akik yang berbeda
Indonesia dikenal memiliki banyak gunung yang masih aktif, hingga
disebut sebagai wilayah cincin api. Hal inilah yang membuat Indonesia memiliki
beragam jenis batu akik yang menarik.
"Di Aceh banyak ditemukan batu akik karena ada
aktivitas gunung berapinya, Nusa Tenggara Barat dan Timur juga banyak aktivitas
vulkaniknya. Kalau di Kalimantan dulu ada aktivitas vulkanik yang naik ke atas
permukaan, makanya di Kalimantan banyak ditemukan intan," ujarnya.
Walaupun keberadaan batu akik ini ada dipermukaan tanah,
namun tidak serta merta ketika ditemukan giok di satu daerah, maka di sekitar
daerah itu banyak ditemukan batu giok lainnya. Alasannya batu-batu akik ini
bisa berpindah tempat dan berpencar karena terbawa air.
Afrika Selatan
surganya batu akik
Menurut Surono, gunung api di Indonesia masih terbilang
cukup muda, jika ingin mendapatkan batu akik yang lebih berkualitas dianjurkan
ke negara yang memiliki gunung berapi purba, salah satunya di Afrika Selatan.
"Di sana emas itu banyak berupa bongkahan batu, kalau
di Indonesia jangan berharap ada. Dan tidak menutup kemungkinan di sana juga
banyak batu akik," katanya.
Kenapa Batu Akik
Warna Warni ?
Beragamnya warna-warna pada batu akik tersebut, karena
proses pengotoran magma cair oleh batuan atau tanah di sekitarnya. Peristiwa
ini terjadi saat terangkatnya cairan magma dari perut bumi ke permukaan tanah
melalui proses vulkanik.
"Ketika proses naiknya magma ke permukaan, magma cair
ini mengalami pendinginan atau proses hidrotermal dan membeku sehingga terjadi
pengkristalan," ujar Surono.